Kamis, 11 Mei 2017

Kota Tua Nan Artistik

MUSEUM SEJARAH JAKARTA(MUSEUM FATAHILAH)

Museum ini ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda.Museum ini terletak di wilayah Jakarta Barat tepatnya di belakang Stasiun Kota Tua.Jika kalian ingin kesana,aksesnya sangat mudah karena banyak angkutan umum dan Busway yang melewati tempat ini.Disini pasti kalian sudah tahu tentang sejarah museum ini berdiri.Bahkan semua tempat bersejarah di sekitar Museum Fatahilah.atau sekitar Kota Tua.

Tapi, disini saya ingin mengupas lebih dalam tentang Kota Tua dan Berbagai Museum di dalamnya.
Wilayah Kota Tua terbagi menjadi tiga sektor:
1.Sektor Pertama adalah Museum Fatahila.

Disektor ini,bukan hanya terdapat Museum Fatahilah(Museum Kesejarahan Jakarta).Terdapat tiga spot museum lainnya yang tidak kalah menarik.Yang pertama adalah Museum Wayang dan Kedua adalah Museum Seni Rupa.Didalam ketiga museum ini sangatlah menarik untuk dikunjungi.Kita jadi serasa terlempar di masa lalu sebelum kemerdekaan.Dari keseluruhan Spot,disinilah titik Spot yang paling ramai dikunjungi wisatawan asing maupun lokal.Bila ingin berkunjung dengan teman ataupun keluarga,saya sarankan untuk membawa bekal dari rumah karena disini tidak banyak pedagang yang menjual makanan berat.Kebanyakan dari mereka hanya menjual minuman dong,makanan ringan dan Souvenir.Namun jika anda mempunyai cukup banyak uang,boleh mampir ke restoran Batavia didekat Museum Fatahilah.

2.Sektor Kedua adalah Toko Merah.

Disini sebenarnya merupakan salah satu bangunan yang sangat bersejarah untuk kalangan Tionghoa.Gedung ini terpisah cukup jauh dari Museum Fatahilah.Letaknya di Jl.Kali Besar Barat.Aksesnya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan menaiki angkutan umum berwarna biru yang biasa mangkal di depan Museum mandiri.Bisa juga dengan menaiki Busway jurusan Tanjung Priok di Halte Stasiun Kota.Nanti Busway akan berhenti di Halte Kali Besar Barat dan anda bisa jalan kaki ke arah kiri sekitar kurang lebih lima meter dari Halte itu.Disini,wisatawan tidak diizinkan memasuki bagian dalam Gedung Toko Merah ini.Entah karena sebab apa,Tapi jangan khawatir karena anda bisa berselfie ria didepan halamannya.Ada juga yang menawarkan jasa foto dengan latar menaiki mobil era 80-an.Paling sekitar Rp 10.000-Rp 20.000 untuk sekali foto.Dan Catatan,Toko Merah ini terkenal angker.Dahulu disini ada seorang gadis Tionghoa yang meninggal bunuh diri karena cintanya tidak direstui oleh sang Ayah.Maka dari itu,Jika anda ingin mengunjungi Toko Merah.Persiapkan iman yang kuat dan jangan berkata atau berpikiran negatif di tempat ini.

3.Sektor Ketiga adalah Jembatan Kota Intan.

Jembatan Kota Intan terletak di Jalan Kali Besar Barat tidak jauh dari Toko Merah.Jembatan ini dibangun pada tahun 1628.Jembatan yang dulunya bernama Engelse Burg ini adalah penghubung antara benteng Belanda dan Benteng Inggris.Pada tahun 1629,jembatan ini rusak akibat serangan Kerajaan Banten dan Mataram yang menyerang Benteng Batavia.Jembatan ini direhab kembali dan berganti nama menjadi De Hoenderpasar Brig(Jembatan pasar ayam).Tahun 1655,Jembatan ini kembali rusak akibat banjir dan berganti nama kembali menjadi Jembatan Kota Intan.Nama inilah yang akhirnya dikenal oleh semua orang sekarang.Bukan masalah sejarahnya saja yang begitu menarik.Lihatlah,betapa kokoh dan artistik jembatan ini.Rasanya anda sedang mengunjungi Jembatan yang terkenal di Inggris.Dari pada jauh-jauh ke Inggris,lebih baik anda ke Jembatan Kota Intan ini untuk sekedar berpose cantik meski tidak persis menaiki jembatan ini.Karena satu dan lain hal,Jembatan ini dipagari oleh pemerintah agar tidak rusak mengingat usianya dan kelapukan bangunan ini.

Sekian dulu yang bisa saya share dari TRIP TO MUSEUM IN JAKARTA.Kunjungi blog ini untuk mengetahui segudang info lain dan menarik dari museum lainnya yang ada di Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar